Kabar Baik! Kemnaker Siapkan Pelatihan Gratis untuk 1 Juta Orang Lewat 60 Balai Pelatihan Kerja
Table of Contents
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menargetkan pembangunan 60 balai pelatihan kerja di berbagai daerah di Indonesia. Langkah ini ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan vokasi sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga kerja sesuai kebutuhan industri.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan, Kemnaker juga menyiapkan program pelatihan bagi satu juta orang dalam satu tahun dengan pembiayaan penuh dari pemerintah, termasuk sertifikasi kompetensi.
Program pelatihan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kompetensi angkatan kerja agar sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Melalui pelatihan yang relevan, peserta diharapkan memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk memasuki pasar kerja.
Untuk menyelaraskan materi pelatihan dengan kebutuhan industri, Kemnaker mengoptimalkan pemanfaatan data pasar kerja melalui Labor Market Intelligence (LMI) serta pembaruan Klasifikasi Baku Jabatan Indonesia (KBJI).
Pemanfaatan data tersebut membantu memetakan kebutuhan jabatan dan keterampilan yang diperlukan dunia usaha. Dengan demikian, penyelenggaraan pelatihan diharapkan dapat lebih terarah sesuai perkembangan kebutuhan pasar kerja.
Dorong rekrutmen berbasis keterampilan
"Yang saat ini dicari oleh perusahaan yang memiliki big data adalah kompetensinya, itu yang disebut dengan skill, dan kita sedang mencoba untuk membangun itu pada angkatan kerja di Indonesia," ujar Yassierli.
Menurut dia, pengembangan kompetensi tenaga kerja perlu diarahkan agar selaras dengan kebutuhan pekerjaan yang tersedia. Pendekatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan relevansi keterampilan angkatan kerja dengan permintaan industri.
Penyelarasan pelatihan vokasi dengan kebutuhan pasar kerja memerlukan kerja sama antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan dunia usaha. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu memastikan keterampilan yang dikembangkan melalui program pelatihan sesuai dengan kebutuhan industri, sehingga peserta memiliki bekal kompetensi yang relevan untuk memasuki dunia kerja.

Posting Komentar