⚽
IDM FOOTBALL CENTER
Berita • Jadwal • Skor • Klasemen
FOOTBALL

Berita Bola Terbaru

Update otomatis
Memuat berita...

⚡ Skor Pertandingan

Data pertandingan
Liga 1
Persib
2 - 1
Persija
EPL
Arsenal
1 - 1
Chelsea

📅 Jadwal Pertandingan

Upcoming
Liga 1
Persib
19:00
Arema
EPL
Liverpool
21:00
Man City

🇮🇩 Klasemen Liga 1

# Tim P W D L Pts
1 Tim 1 0 0 0 0 0
2 Tim 2 0 0 0 0 0
3 Tim 3 0 0 0 0 0

🏴 Premier League

# Team P W D L Pts
1 Team 1 0 0 0 0 0
2 Team 2 0 0 0 0

🏆 Champions League

# Team P W D L Pts
1 Team 1 0 0 0 0 0
2 Team 2 0 0 0 0

Tangis di Lamba Leda Utara: Kristo, Bocah 15 Tahun Penderita Sindrom Langka yang Terlupakan Pemerintah

Table of Contents


Berita1.Info— Di sebuah rumah sederhana di Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, seorang bocah bernama Kristoforus Kalabua (15) hanya bisa terbaring lemah di atas kasur tipis. Tubuhnya membengkak tidak normal, kulitnya menebal dan menonjol di beberapa bagian. Ia mengidap Sindrom Proteus, penyakit langka yang bahkan nyaris tak terdengar di Manggarai Timur.


Kisah pilu ini seolah menjadi potret buram wajah kemanusiaan di daerah yang masih berjuang dengan keterbatasan pelayanan kesehatan. Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur dan Pemerintah Daerah (Pemda) Manggarai Timur seakan menutup mata terhadap penderitaan bocah malang ini.


“Dulu tahun 2020-2021 pemerintah desa sempat datang foto, tapi habis itu tidak ada kabar. Sampai sekarang tidak ada bantuan apa-apa,” kata Nahor Ale Kalabua, ayah Kristo, dengan nada getir, Selasa (7/9/2025).

 

Kristo pernah mendapat perhatian singkat dari tenaga medis setempat. Bidan Anita yang sempat memeriksanya hanya menyarankan konsumsi susu medis khusus Nutrinidrink agar tubuh anak itu mendapat asupan gizi yang memadai. Namun keluarga tak mampu membeli.


“Kami tidak punya uang. Bidan bilang beli susu itu, tapi kami tidak mampu. Akhirnya kami cuma pakai susu SGM biasa,” tutur sang ayah dengan suara menahan tangis.

 

Kini, hari-hari Kristo diisi dengan derita dan doa panjang. Tubuhnya semakin membesar, tulangnya menonjol, dan ia tak lagi bisa berjalan. Sementara itu, kedua orang tuanya hanya bisa berharap ada keajaiban atau setidaknya perhatian dari pemerintah yang selama ini absen.


Ironisnya, hingga berita ini diturunkan, tidak ada satu pun langkah konkret dari Pemda Manggarai Timur maupun Dinas Kesehatan untuk menyalurkan bantuan medis atau sosial kepada keluarga tersebut. Padahal, kasus seperti ini jelas memerlukan intervensi segera dari pihak berwenang.


Warga sekitar pun mulai mempertanyakan komitmen Pemda dalam menjalankan program perlindungan sosial dan kesehatan masyarakat miskin.


“Kami kasihan lihat anak itu. Pemerintah seharusnya turun langsung, jangan cuma foto-foto lalu hilang,” ujar salah satu warga Desa Satar Punda.

 

Kisah Kristo bukan sekadar kisah penyakit langka, melainkan cermin dari lemahnya kepedulian sosial dan lambatnya respon pemerintah daerah terhadap warganya sendiri. Di tengah janji-janji pelayanan publik yang digembar-gemborkan, seorang anak di ujung Manggarai Timur kini berjuang sendirian melawan penyakit yang perlahan merenggut hidupnya.


Sementara di sisi lain, ruang-ruang kantor pemerintahan tetap terang benderang, rapat-rapat formal tetap berjalan, dan laporan-laporan tetap disusun rapi seolah tak pernah ada seorang Kristoforus Kalabua yang menunggu uluran tangan dari negara.


Posting Komentar

IDM TIMES

Topik Pilihan Redaksi

Berita dan isu yang menjadi perhatian utama redaksi IDM Times.

Berita Nasional

Lihat Semua →
Memuat berita...

Berita Politik

Lihat Semua →
Memuat berita...

Berita Hukum

Lihat Semua →
Memuat berita...

Berita Kriminal

Lihat Semua →
Memuat berita...

Berita Daerah

Lihat Semua →
Memuat berita...

Sumatera Utara

Lihat Semua →
Memuat berita...

Berita Ekonomi

Lihat Semua →
Memuat berita...

Investigasi

Lihat Semua →
Memuat berita...
📰

Jaringan Media

Berita terbaru dari jaringan Grup INDOMETRO

LIVE FEED
Memuat berita terbaru...