⚽
IDM FOOTBALL CENTER
Berita • Jadwal • Skor • Klasemen
FOOTBALL

Berita Bola Terbaru

Update otomatis
Memuat berita...

⚡ Skor Pertandingan

Data pertandingan
Liga 1
Persib
2 - 1
Persija
EPL
Arsenal
1 - 1
Chelsea

📅 Jadwal Pertandingan

Upcoming
Liga 1
Persib
19:00
Arema
EPL
Liverpool
21:00
Man City

🇮🇩 Klasemen Liga 1

# Tim P W D L Pts
1 Tim 1 0 0 0 0 0
2 Tim 2 0 0 0 0 0
3 Tim 3 0 0 0 0 0

🏴 Premier League

# Team P W D L Pts
1 Team 1 0 0 0 0 0
2 Team 2 0 0 0 0

🏆 Champions League

# Team P W D L Pts
1 Team 1 0 0 0 0 0
2 Team 2 0 0 0 0

Menag Kritik Patriarki dalam Tafsir Agama, Serukan Kesetaraan Gender

Table of Contents


Magelang, Berita1.info —

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyoroti kecenderungan praktik keagamaan saat ini yang dianggap terlalu maskulin dan didominasi oleh semangat kekuasaan. Ia menilai kondisi tersebut tidak sejalan dengan semangat ajaran agama yang lebih mengedepankan kelembutan dan kemanusiaan. 


“Sistem berteologi kita sekarang ini sangat maskulin. Padahal, nabi, pimpinan agama, sangat menonjolkan (diri) sebagai sosok yang feminin,” ujar Nasaruddin dalam sambutannya di acara Indonesia Tipitaka Chanting dan Asalha Mahapuja 2569 BE di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (6/7/2025).


Menurut Imam Besar Masjid Istiqlal tersebut, maskulin yang dimaksud adalah semangat menaklukkan atau mencari dominasi. Ia juga menyinggung praktik keberagamaan yang berdampak pada kerusakan lingkungan. 


“Contohnya penebangan pohon-pohon besar untuk diekspor tanpa mempertimbangkan dampak lingkungannya,” ungkapnya.

Seruan Penyesuaian Nilai dan Pendekatan Feminin Nasaruddin menegaskan bahwa budaya patriarki dan paternalistik turut memperkuat praktik beragama yang maskulin. 

Untuk itu, menurutnya perlu ada penyesuaian dalam cara beragama yang lebih menekankan nilai-nilai kemanusiaan. 


“Perlu ada penyesuaian dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” tegasnya. 



Ia mencontohkan ajaran Buddha yang mengedepankan sikap lembut dan penuh kasih sayang sebagai contoh praktik keberagamaan yang lebih membina dan merawat. 


“Tuhan lebih menonjol sebagai feminin, nurture atau merawat, membina dan mengasuh,” pungkas Nasaruddin.






Sumber : Kompas.com

Posting Komentar

IDM TIMES

Topik Pilihan Redaksi

Berita dan isu yang menjadi perhatian utama redaksi IDM Times.

Berita Nasional

Lihat Semua →
Memuat berita...

Berita Politik

Lihat Semua →
Memuat berita...

Berita Hukum

Lihat Semua →
Memuat berita...

Berita Kriminal

Lihat Semua →
Memuat berita...

Berita Daerah

Lihat Semua →
Memuat berita...

Sumatera Utara

Lihat Semua →
Memuat berita...

Berita Ekonomi

Lihat Semua →
Memuat berita...

Investigasi

Lihat Semua →
Memuat berita...
📰

Jaringan Media

Berita terbaru dari jaringan Grup INDOMETRO

LIVE FEED
Memuat berita terbaru...