⚽
IDM FOOTBALL CENTER
Berita • Jadwal • Skor • Klasemen
FOOTBALL

Berita Bola Terbaru

Update otomatis
Memuat berita...

⚡ Skor Pertandingan

Data pertandingan
Liga 1
Persib
2 - 1
Persija
EPL
Arsenal
1 - 1
Chelsea

📅 Jadwal Pertandingan

Upcoming
Liga 1
Persib
19:00
Arema
EPL
Liverpool
21:00
Man City

🇮🇩 Klasemen Liga 1

# Tim P W D L Pts
1 Tim 1 0 0 0 0 0
2 Tim 2 0 0 0 0 0
3 Tim 3 0 0 0 0 0

🏴 Premier League

# Team P W D L Pts
1 Team 1 0 0 0 0 0
2 Team 2 0 0 0 0

🏆 Champions League

# Team P W D L Pts
1 Team 1 0 0 0 0 0
2 Team 2 0 0 0 0

Efek Samping Setelah Vaksin HPV, Perlukah Khawatir? Ini Penjelasan Dokter

Table of Contents

 



Berita1.info  - 


Efek samping atau reaksi setelah vaksinasi masih menjadi alasan sebagian orang tua enggan memberikan vaksin HPV pada anaknya. Padahal, KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) yang muncul umumnya bersifat ringan dan sementara. 


“Secara umum, KIPI dari vaksin HPV itu ringan. Biasanya hanya pegal di lengan, bisa disertai demam ringan, dan itu akan hilang dalam satu atau dua hari,” kata dr. Brian Prima Artha, Sp.OG(K), dalam talkshow Instagram Kementerian Kesehatan RI, Selasa (8/7/2025). 


Ia menegaskan bahwa efek samping yang muncul setelah imunisasi bukan berarti vaksin berbahaya. Justru reaksi tersebut menunjukkan bahwa tubuh sedang merespons dan membentuk kekebalan terhadap virus. 


Tidak ada efek jangka panjang yang berbahaya 

Menurut Brian, tidak ada bukti medis bahwa vaksin HPV menyebabkan gangguan kesehatan jangka panjang.


Selama ini, vaksin yang digunakan telah melalui uji klinis dan dipantau ketat oleh tenaga medis. “Kalau memang ada KIPI yang serius, pasti akan dilaporkan dan ditindaklanjuti. Tapi secara nasional, laporan KIPI berat setelah vaksin HPV itu sangat jarang,” ujarnya. 


Puskesmas dan tenaga kesehatan juga telah dibekali prosedur penanganan jika terjadi KIPI yang memerlukan perhatian medis. Orang tua bisa segera membawa anak ke faskes terdekat jika gejala tidak membaik setelah dua atau tiga hari.


Peran orang tua untuk tidak panik 

Brian juga mengingatkan pentingnya peran orang tua untuk tetap tenang jika anak mengalami reaksi ringan setelah imunisasi. Ia menyarankan agar anak diberi istirahat cukup dan banyak minum air putih usai vaksinasi. “Kadang orang tua langsung panik. 


Padahal, anaknya hanya mengeluh nyeri di tempat suntikan atau demam ringan. Itu wajar dan akan membaik dengan sendirinya,” jelasnya. Jika orang tua merasa khawatir, bisa berkonsultasi dengan petugas imunisasi di sekolah atau tenaga kesehatan dari puskesmas. 


Komunikasi terbuka antara orang tua dan tim medis akan membantu memastikan proses vaksinasi berjalan lancar dan aman. KIPI setelah vaksin HPV umumnya ringan, seperti demam atau nyeri di area suntikan. Reaksi ini bersifat sementara dan menunjukkan bahwa vaksin bekerja. Brian menegaskan, tidak ada efek jangka panjang yang perlu dikhawatirkan selama vaksinasi dilakukan sesuai prosedur.





Sumber : Investigasi.info

Posting Komentar

IDM TIMES

Topik Pilihan Redaksi

Berita dan isu yang menjadi perhatian utama redaksi IDM Times.

Berita Nasional

Lihat Semua →
Memuat berita...

Berita Politik

Lihat Semua →
Memuat berita...

Berita Hukum

Lihat Semua →
Memuat berita...

Berita Kriminal

Lihat Semua →
Memuat berita...

Berita Daerah

Lihat Semua →
Memuat berita...

Sumatera Utara

Lihat Semua →
Memuat berita...

Berita Ekonomi

Lihat Semua →
Memuat berita...

Investigasi

Lihat Semua →
Memuat berita...
📰

Jaringan Media

Berita terbaru dari jaringan Grup INDOMETRO

LIVE FEED
Memuat berita terbaru...