⚽
IDM FOOTBALL CENTER
Berita • Jadwal • Skor • Klasemen
FOOTBALL

Berita Bola Terbaru

Update otomatis
Memuat berita...

⚡ Skor Pertandingan

Data pertandingan
Liga 1
Persib
2 - 1
Persija
EPL
Arsenal
1 - 1
Chelsea

📅 Jadwal Pertandingan

Upcoming
Liga 1
Persib
19:00
Arema
EPL
Liverpool
21:00
Man City

🇮🇩 Klasemen Liga 1

# Tim P W D L Pts
1 Tim 1 0 0 0 0 0
2 Tim 2 0 0 0 0 0
3 Tim 3 0 0 0 0 0

🏴 Premier League

# Team P W D L Pts
1 Team 1 0 0 0 0 0
2 Team 2 0 0 0 0

🏆 Champions League

# Team P W D L Pts
1 Team 1 0 0 0 0 0
2 Team 2 0 0 0 0

Oknum Polisi di Bone Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur

Table of Contents


Berita1.info-




Seorang anggota kepolisian Polres Bone, Sulawesi Selatan, berinisial MNF (23) diduga terlibat dalam kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur. Terduga pelaku yang berpangkat Bripda tersebut bertugas di Mapolsek Bontocani. Ia diketahui menjalin hubungan asmara dengan korban berinisial K (15).







Kasi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra mengatakan, tindakan asusila tersebut terjadi di sebuah penginapan yang terletak di Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, pada Januari lalu. 







"Keduanya telah menjalin hubungan pacaran cukup lama dan sebelumnya telah melakukan hubungan badan sebanyak tiga kali," ungkap Rayendra, Kamis (24/4/2025), dikutip dari Tribun-Timur.com. 







Sebelum kejadian, terduga pelaku sudah janjian dengan korban untuk bertemu di penginapan Bola Toba. Awalnya, terduga pelaku merasa cemburu dan mencoba untuk memeriksa telepon genggam korban.







"Kasus ini bermula dari rasa cemburu terduga pelaku yang ingin memeriksa ponsel korban. Ketika korban menolak, terduga pelaku menjadi emosi," ujarnya. 







Terduga pelaku langsung merampas dan melempar korban. Lalu ia menampar hingga meludahi wajah korban. Tak sampai di situ, terduga pelaku juga menekan leher korban menggunakan siku tangan kanannya dan melontarkan kata-kata kasar.







"Akibat perbuatan tersebut, korban mengalami luka lebam pada dagu sebelah kiri, luka lebam pada pergelangan tangan kanan, serta rasa sakit di seluruh tubuh," jelasnya.







Lebih lanjut, terduga pelaku memaksa korban untuk melakukan hubungan badan sebanyak dua kali.  "Terduga pelaku mengancam akan menyebarkan rekaman video call yang mana korban tidak mengenakan pakaian jika korban menolak keinginan terduga pelaku," jelasnya.







Merasa takut, korban akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polres Bone. "Korban merasa takut dan trauma atas kejadian tersebut sehingga melaporkan kasus ini ke Polres Bone," sambungnya.







Saat ini, kasus pencabulan yang melibatkan anggota polisi tersebut sudah naik ke tahap  penyidikan. Penyidik Polres Bone masih terus melakukan proses hukum lanjutan sesuai prosedur yang berlaku.







"Selain menjalani proses hukum pidana, terduga pelaku juga tengah menjalani proses pemeriksaan kode etik kepolisian. Saat ini, terduga pelaku berada dalam pengawasan ketat Propam Polres Bone," tandasnya.  Bripda MNF kini telah ditetapkan sebagai tersangka.




Respons Wakil Bupati Bone


Kasus ini menyita perhatian masyarakat Bone termasuk pemerintah setempat. Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, mengecam keras atas tindakan yang dilakukan oleh tersangka.







"Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Kasus seperti ini sudah beberapa kali terjadi, dan ini menjadi tugas kita semua—baik Pemerintah Kabupaten, tokoh agama, maupun masyarakat untuk saling mengingatkan agar tidak terulang lagi," ujarnya, di Aula La Teya Riduni, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone, Jalan Petta Ponggawae, Kecamatan Tanete Riattang, Rabu (23/4/2025).







Ia mendesak agar Bripda MNF dijatuhi hukuman berat, mengingat status tersangka sebagai aparat penegak hukum.







"Apalagi ini dilakukan oleh aparat. Harusnya mereka mengayomi, malah membinasakan. Hukuman untuk mereka seharusnya lebih berat," tegasnya.






Ia juga menyampaikan harapan agar kasus serupa tidak kembali terjadi di wilayah Bone.







"Saya rasa ini perlu perhatian serius. Pak Kapolres juga sudah memberikan tanggapan. Intinya, kami di Pemda sangat berharap kejadian seperti ini tidak terulang," tambahnya.






Sumber : PenaKita

Posting Komentar

IDM TIMES

Topik Pilihan Redaksi

Berita dan isu yang menjadi perhatian utama redaksi IDM Times.

Berita Nasional

Lihat Semua →
Memuat berita...

Berita Politik

Lihat Semua →
Memuat berita...

Berita Hukum

Lihat Semua →
Memuat berita...

Berita Kriminal

Lihat Semua →
Memuat berita...

Berita Daerah

Lihat Semua →
Memuat berita...

Sumatera Utara

Lihat Semua →
Memuat berita...

Berita Ekonomi

Lihat Semua →
Memuat berita...

Investigasi

Lihat Semua →
Memuat berita...
📰

Jaringan Media

Berita terbaru dari jaringan Grup INDOMETRO

LIVE FEED
Memuat berita terbaru...